Contoh Surat Contoh - Contoh Format Penulisan Surat !

Pengertian UPS Fungsi Cara Kerja dan Jenisnya

Halo sobat Belajar Office – Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan tentang pengertian UPS fungsi cara kerja dan jenisnya. Adapun UPS itu sendiri merupakan singkatan dari Uninterrupted Power Supply yang biasa digunakan sebagai perangkat tambahan pada komputer. Sebagian orang mungkin tidak asing dengan perangkat ini, tetapi sebagian yang lain masih bingung tentang fungsi dan cara kerjanya.

Selain pada komputer, UPS juga bisa dipasang pada peralatan rumah tangga lainnya, seperti TV, kulkas, dan lain sebagainya. Secara umum, power supply memiliki fungsi untuk mengalirkan arus atau tegangan listrik pada berbagai macam perangkat elektronik. Namun, bentuk dan jenisnya ada banyak dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi perangkat, termasuk uninterrupted power supply.

A. Cara Kerja, Fungsi, dan Jenis-Jenis UPS

Arus atau tegangan listrik yang mengalir pada perangkat komputer dan alat lain cukup rentan terhadap ketidakstabilan listrik. Akibatnya, komponen hardware komputer mengalami kerusakan apabila sumber listrik tiba-tiba mati atau listrik mengalami pemadaman. Nah, di sinilah fungsi UPS, yaitu sebagai perangkat tambahan yang bisa menyediakan arus listrik cadangan ketika sumber listrik utama terputus.

Pengertian UPS Fungsi Cara kerja dan jenisnya

Pengertian UPS Fungsi Cara kerja dan jenisnya

Baca juga : Pengertian Input dan Output Device pada Komputer

Tiga fungsi utama UPS adalah membuat arus listrik lebih stabil, memberikan cadangan listrik sementara, dan sebagai alat bantu backup data. Secara umum, UPS bekerja berdasarkan sensitivitas terhadap arus atau tegangan listrik. Sebuah UPS akan berubah menjadi mode supplying atau sumber listrik cadangan jika sumber listrik utama tidak stabil. Selain itu, UPS juga bisa beralih ke operasi dengan baterai ketika terjadi kegagalan daya sesaat, seperti pemadaman listrik.

Jenis-jenis UPS ada banyak macamnya. Berikut ini beberapa di antaranya yang penting untuk diketahui.

  • Sistem Standby (Off-line): bekerja dengan melakukan pengisian daya langsung dari sumber listrik dan disimpan pada baterai, lalu akan dipakai saat arus/tegangan tidak stabil.
  • Sistem Line-Interactive: bekerja dengan mempertahankan jalur inverter dan ketika listrik padam , UPS akan mengalihkan arus DC dari mode charging ke mode
  • Sistem On-line: bekerja dengan metode double conversion dengan satu penyearah dan satu inverter, dari arus AC ke baterai internal dan dialirkan kembali ke daya 120V/240V AC

Berbicara mengenai UPS, Anda juga perlu tahu tentang beberapa komponen yang ada di dalamnya, antara lain:

  1. Baterai: alat untuk menyimpan daya listrik dan sumber daya alternatif yang bisa digunakan selama 10 sampai 30 menit.
  2. Rectifier: berfungsi saat mengisi daya atau mode charging dengan mengubah arus AC menjadi DC.
  3. Inverter: berfungsi saat UPS digunakan (supplying) dengan mengubah arus DC menjadi AC.

B. Soal Pelajaran UPS (Uninterrupted Power Supply)

Nah, berikut ini beberapa contoh soal yang bisa dikerjakan seputar materi pengertian UPS fungsi cara kerja dan jenisnya sebagai latihan untuk makin memahami materi ini.

1. Berikut ini fungsi utama dari UPS, kecuali ….

  1. Sebagai alat untuk menstabilkan arus listrik.
  2. Sebagai sumber listrik utama untuk perangkat komputer.
  3. Dapat memberikan cadangan listrik sementara.
  4. Berfungsi sebagai alat bantu untuk mem-backup data,

Jawaban : B

2. Sebutkan tiga jenis sistem UPS, yaitu …

  1. Standby, line-interactive, on-line
  2. Off-line, on-line, live
  3. Line-interactive, standby, charging
  4. Live, supplying, charging

Jawaban : A

3. UPS dengan daya 600 watt dapat menyediakan daya listrik sebesar….

  1. Daya 400 watt dalam waktu setengah jam.
  2. Daya 500 watt dalam waktu 10-17 menit.
  3. Daya 400 watt dalam waktu 10-17 menit.
  4. Daya 500 watt dalam waktu setengah jam.

Jawaban : C

4. Saat UPS dihubungkan ke perangkat elektronik, yang terjadi adalah ….

  1. Terjadi perubahan arus DC dari baterai menjadi arus AC.
  2. Terjadi perubahan arus AC menjadi DC dari catu daya utama.
  3. Masuk ke mode charging untuk menyimpan daya.
  4. Masuk ke mode supplying dan mengubah arus AC menjadi DC.

Jawaban : A

5. Berikut ini beberapa komponen UPS, kecuali ….

  1. Baterai
  2. Rectifier
  3. Inverter
  4. Amplifier

Jawaban : D

Baca juga : Pengertian Power Supply Fungsi dan Jenisnya

Demikian penjelasan tentang pengertian UPS fungsi cara kerja dan jenisnya serta contoh soal yang bisa dikerjakan. Penting sekali untuk mengetahui tentang cara kerja UPS karena zaman sekarang semua orang pasti menggunakan perangkat elektronik.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.